KELUHAN PENGHUNI TERKAIT KERUSAKAN BANGUNAN TERHADAP RESPONSIVITAS PENGELOLA RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DI SURABAYA

  • Ken Ken Kerto Magister Teknik Sipil UK Petra
  • Njo Anastasia Magister Teknik Sipil UK Petra
Keywords: responsivitas, rumah susun sederhana sewa, penghuni rusun, kerusakan bangunan

Abstract

Lahan perkotaan yang terbatas serta kualitas lingkungan yang semakin menurun, mendorong kebutuhan alternatif tempat tinggal. Penggunaan bangunan vertikal secara maksimal diharapkan dapat memperbaiki kualitas tata kota. Berbagai penelitian dilakukan untuk memahami keadaan di rumah susun maupun kondisi fasilitas yang tersedia, namun penelitian sebelumnya fokus pada rumah susun kelas menengah atas. Pada sisi lain, rumah susun (rusun) sederhana sewa memiliki kendala tersendiri jika terjadi laporan kerusakan, meliputi tingkat kerusakan ringan, sedang, dan berat. Perbedaan pandangan terjadi pada sisi pengelola (pemerintah), penghuni, serta biaya sewa perbulan. Birokrasi pemerintah yang cenderung lambat mengarahkan penelitian ini pada responsivitas pengelola terhadap kerusakan bangunan. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan uji chi-square. Hasil dari penelitian menunjukkan kerusakan berhubungan dengan pelayanan, khususnya pelayanan informatif oleh petugas rusun. Namun pelayanan informatif tidak diikuti dengan responsivitas tindakan pengelola. Kerusakan yang tidak segera diperbaiki, mengakibatkan kerusakan menjadi semakin parah.

References

Baharum, Z.A., Nawawi, A.H., & Saat, Z.M. (2009). Assesment of property management service quality of purpose built office buildings. International Business Research, 2(1), 162-174
Bakri, N. N., & Mydin, M. A. (2014). General building defects: causes, symptoms and remedial work. European Journal of Technology and Design, 3(1), 4-17.
Dardiri, A., (2012). Analisis pola, jenis dan penyebab kerusakan bangunan gedung sekolah dasar.Jurnal Teknologi dan Kejuruan, Malang, Februari 2012,Vol 35 (1), 71-80
Fatimazus, Z. (2017, Agustus 18). Kawasan kumuh Surabaya mencapai 150 hektar, dewan sebut indikatornya hal-hal seperti ini. from Harian Surya. Retrieved 12 28, 2019, from https://surabaya.tribunnews.com/2017/08/18/kawasan-kumuh-surabaya-mencapai-150-hektar-dewan-sebu
Karien, D., van Kempen, R., De Vos, S., & Musterd, S. (2011). Residential satisfaction in housing estate in European cities: A multi-level Research Approach. Journal of Housing Studies, 26(4), 479-499.
Luthfiah, L. (2010). Perubahan bentuk dan fungsi hunian pada rumah susun pasca penghunian. Jurnal Aristektur. 3(2), 34-44.
Mydin, M. A. (2017). Significance of building maintenance management of life-span of buildings. Journal of Building and Planning, 331–349.
Myung-Jin, J. (2013). The effects of housing preference for an apartment of residential location choice in Seoul: a random bidding land use simulation approach. Land use policy, 35(Nov2013), 395-405.
Negri, R. M., & Alves, T. d. (2017). Impacts of resident construction defects on customer satisfaction. International Journal of Building Pathology and Adaptation, 35(3),218-232.
Pena, M. M., Maria-Santos, T. D., Daisy, M. R., & Melleiro, M. M. (2013). The use of the quality model of Parasuraman, Zeithalm and Berry in health service. 47(5), 1235-1240.
Permenpera No. 17 Tahun 2011 tentang Pedoman Pleaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.05/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi
Philip, K., & Keller, K. (2016). Prisip-prinsip pemasaran 2.Edisi 13, Jakarta: Erlangga.
Rahardjo, U. (2011). Bahan ajar perencanaan dan perbaikan bangunan. Bandung: Erlangga Press.
Riskiah, I.R., Suryo, E.A. & Wijatmiko, I.(2015). Analisis kinerja developer terhadap kepuasan penghuni perumahan di kota Malang. Jurnal Rekayasa Sipil, 9(2), 115-120.
Samiksha, S., Sushmita D., & Rakhi, N. (2020). Review paper on cracks in building and their remedies. International Research Journal of Engineering and Technology, 7(4), 5010-5012
Setiadi, H. A. (2015). Analisis faktor berpengaruh terhadap kepuasan penghuni rumah susun sewa studi kasus rumah susun sewa Kemayoran. Jurnal Permukiman, 10(1), 19-36.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 5252. Jakarta.
Winarni, P., Sarma, M., Gani, D., & Hatmodjosoewito, S. (2012). Analisis sikap pegawai terhadap perilaku pelayanan publik. Jurnal Penyuluhan. 8(1), 5–28.
Published
2021-10-30
Section
Articles